Menembus Awan ( Kisah 101 Malam Part.3 )
Salam Jumpa Sobat-sobat ku Semua...
Alhamdulillah masih berkesempatan ngutak-otak-atik Blog ini lagi. Permohonan maaf saya haturkan kepada segenap pembaca, para Sahabat Blogger yang senantiasa memberi support dan atensi kepada perkembangan Blog. Karena kesibukan profesi yang amat sangat penat, kesempatan untuk ber-Blogging ria sekarang menjadi sesuatu yang mahal dan langka buat saya. My Life it's To Be Continued disertai pernak-pernik yang kadang indah kadang juga berduri. Sebagai kelanjutan coretan Diary GoBlog Part.I dan Part.II, kembali saya tuang apa yang telah terukir di sepenggal kisah perjalanan hidup hingga meninggalkan jejak yang mungkin bisa jadi bahan renungan kembali buat saya di masa tua nanti.
Alhamdulillah masih berkesempatan ngutak-otak-atik Blog ini lagi. Permohonan maaf saya haturkan kepada segenap pembaca, para Sahabat Blogger yang senantiasa memberi support dan atensi kepada perkembangan Blog. Karena kesibukan profesi yang amat sangat penat, kesempatan untuk ber-Blogging ria sekarang menjadi sesuatu yang mahal dan langka buat saya. My Life it's To Be Continued disertai pernak-pernik yang kadang indah kadang juga berduri. Sebagai kelanjutan coretan Diary GoBlog Part.I dan Part.II, kembali saya tuang apa yang telah terukir di sepenggal kisah perjalanan hidup hingga meninggalkan jejak yang mungkin bisa jadi bahan renungan kembali buat saya di masa tua nanti.
Who am I?
AkuBukanBangThoyib, meski profesi saya tetap bergelar BangThoyib alias nggak pulang-pulang tapi bukan minggat, hanya berkelana mencari sesuap nasi dan sebongkah intan. Hehehehe....
Kisah perjalanan saya di kota Semarang, Jawa tengah telah berkesudahan, seiring tuntutan profesi yang bagi saya pribadi adalah peningkatan Kepercayaan dari perusahaaan. Saya berkesempatan berkelana lebih jauh lagi, bukan lagi Jalur Pantura yang kini harus saya lalui, tapi jalur yang Becak aja nggak boleh lewat, yaitu jalur udara. Kalo dulu pas saya telat masuk kantor waktu pulang luar kota, saya sering telpon ke atasan dengan alasan macet atau masih mandi di Terminal, sekarang alasannya jadi lebih keren an dikit, "Pesawatnya Delay Pak", hehehe....
Rute 8 kota di pulau Kalimantan harus saya lalui sekarang, mulai dari Pulau Tarakan, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Bun dan Finish di Pontianak.
Mungkin di lain kesempatan akan saya tulis lebih detail pengalaman-pengalaman di tiap kota, Semoga ditengah upaya halau galau dan penyakit "Titik Jenuh" yang saya derita sekarang, tak menyurutkan semangat untuk tetap berbagi, exist nge-Blog di dunia online.
Comments
Post a Comment
~Welcome To Do Follow Blog~
Terima Kasih telah berkunjung dan membaca Artikel ini, Silahkan :
✍ Berikan Komentar sesuai atau relevan dengan isi atau topik Artikel yang dibahas.
✍ Komentar yang terdeteksi SPAM dengan terpaksa akan dihapus.